Pages

pesembedhjete ;D

pesembedhjete ;D

Monday, July 25, 2011

Unsur Mikro dalam sel :D

Ada dua unsur yang terdapat dalam sel, yaitu unsur  makro dan mikro. Yang akan kita jelaskan adalah unsur mikro, yang termasuk ke dalam unsur mikro adalah iodium (I), Tembaga (Cu), Besi (Fe), seng (Zn), Flour (F). Berikut ini penjelasannya:
1.      Iodium (I)
Unsur iodium dapat diperoleh dari garam yang mengandung Iodium, sayuran, dan ikan laut. 60% unsur iodium berada dalam kelenjar tiroid, sisanya tersebar di jaringan tubuh, terutama di ovarium, otot dan darah. Fungsi iodium adalah membantu memelihara kelenjar tiroid dan sebagai pembentuk hormon tiroksin.
Defisiensi (kekurangan) iodium akan menimbulkan penyakit gondok (goiter). Rendahnya kandungan tiroksin akan mengakibatkan rendahnya pertumbuhan dan metabolisme. gejala kekurangan iodium adalah badan lemah dan suhu tubuh relatif rendah.
~Keterangan:
Kelenjar tiroid adalah salah satu dari kelenjar endokrin terbesar pada tubuh manusia. Kelenjar ini dapat ditemui di leher.
2.      Tembaga (Cu)
Tembaga dapat memperoleh dari polong-polongan, padi-padian, hati, dan hewan laut berupa kerang-kerangan. Tembaga ikut berperan dalam pembentukan hemoglobin dan sebagai pemelihara fungsi saraf. Defisiensi Cu akan menimbulkan anemia dan gangguan saraf. [ps]
Fungsi :
1.      Berperan dalam proses maturasi sel darah merah danpembentukan hemoglobin
2.      Mempermudah absorpsi besi
3.      Komponen bagi protein dan enzim tertentu (seruliplasmin,eritrokrupein, sitokrom C oksidase, tironase, monoaminoksidase dan asam askorbat oksidase)
4.      Kebutuhan akan tembaga sepersepuluh kebutuhan besi
5.      Defisiensi tembaga sangat jarang terjadi, biasanya diawali oleh defisiensi besi
3.      Besi (Fe)
Unsur besi dapat diperoleh dari sayur-sayuran yang berwarna hijau, padi-padian, umbi kentang, daging, hati, susu, dan kuning telur. Unsur Fe berperan dalam pembentukan pigmen respirasi hemoglobin dan mioglobin sebagai penyusun gugus prostetik beberapa enzim. Defisiensi Fe dapat menyebabkan anemia. badan lesu karena metabolisme terhambat, dan kesulitan bernafas karena menurunnya pigmen respirasi. Gejala kekurangan zat besi adalah tubuh pucat dan terjadi gangguan pernapasan.
4.      Seng (Zn)
Unsur seng dapat diperolehdari ikan laut, kerang-kerangan, hati, daging, danbiji gandum, fungsi unsur iniadalah untuk memelihara reseptor saraf sensoris dan sebagai penyusun enzim dalam metabolism karbohidrat, protein, dan lemak. Kekurangan Zn menyebabkan pertumbuhan terhambat akibat rendahnya aktifitas metabolisme dan menyebabkan sensitivitas saraf terganggu. gejala kekurangan unsur ini adalah badan lesu, dan disertai pusing-pusing.
5.      Fluor (F)
Fluor adalah zat makanan penting yang memperkuat tulang dan gigi. Fluor berfungsi memelihara tulang dan gigi sehingga terhindar dari osteoporosis (keropos tulang) dan karies (gigi berlubang). Ikan laut, kuning telur, susu, dan teh kaya akan fluor, tetapi sumber utama adalah air minum, yang kadungannya bervariasi di setiap wilayah. Kelebihan fluor disebut juga fluorosis. Keadaan ini menyebabkan munculnya bercak tidak beraturan berwarna putih-kapur pada permukaan email gigi, yang pada akhirnya berubah menjadi kuning atau coklat, menyebabkan email tampak berbintik-bintik.

No comments:

Post a Comment